Monday, November 23, 2009

LOVE you FULL, DAD! <3

Semalem nemu ginian di kaskus
Gw paling gak bisa nangis orangnya. Bener-bener gak bisa nangis! Tapi note ini, berhasil dengan suksesnya bikin gw nangis.
Gw copy paste ke note facebook gw, bisa di klik di sini
Gw tag kebeberapa temen, dan besoknya gw tunjukin ke temen-temen sekelas.
Hasilnya gw berhasil bikin lebih dari sepuluh temen gw NANGIS! :D

Hayu dimulai, baca ya, renungin :)

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.



Lalu bagaimana dengan Papa?



Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?



Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?



Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......



Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.



Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?



Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.



Ketika kamu sudah beranjak remaja....



Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..



Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?



Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?



Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"



Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa



Ketika kamu menjadi gadis dewasa....



Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.



Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.



Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?



Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"



Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.



Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....

Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....

Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."



Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....

Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....

Papa telah menyelesaikan tugasnya....



Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..

Wednesday, November 4, 2009

bukan itu! INGET!

Hai. Bener ya tahayul orang tua jaman dulu yang bilang, kalo kebanyakan ketawa, entar ujung-ujungnya nangis. Yeah, gue nangis malem ini [4nov]. Nangis gara-gara soal yang dulu itu? Of course, NOT. Yang jelas situasi lagi gak enak. Dan gw BADmood besar-besaran. Yak, BADmood, bukan BADminton.

Soal sesuatu yang tepat dua bulan yang lalu itu? Gw udah gak peduli 100%. Trust me. Bisa gw jamin. Dan gw berani sumpah. Ini emang jadi sifat gw dari dulu. Kalo udah dibikin kesel, jangan harap. Sekali lagi dan gw perbesar, JANGAN HARAP! Gw nulis ini karena dendam? Karena gw ngerasa gw terpojok? Jelas TIDAK. Apa kata sumpah kurang meyakinkan?
Buat temen-temen gw yang masih sering ngungkit-ngungkit soal itu, please! Jangan. Bukan karena gw takut untuk me-remind soal itu, dan ujung2nya gw sakit hati lagi. Jelas BUKAN. Gw males dibilang ini-itu lagi. Gw gak ngapa-ngapain aja gw dibahas, gimana kalo kalian kayak yang tadi itu.
I've comfort enough. That's what i need. No more for now.

Emang sih, ini bukan hal yang bagus, pantes, dan layak untuk ditulis di blog. Tapi cuma sekedar penjelasan (berasa artis).

Well, lagi gak nyaman di rumah. Butuh tempat ngungsi kayaknya. Tapi gak ada -.- Ngendep di kamar aja deh. Lanjut ngerjain kimia.
Si yu lata, dears :)

Tuesday, November 3, 2009

BADmood bukan BADminton °,°

Hai semua. Lagi-lagi gue bertanya-tanya. Ngapain sih gue bikin blog? Emang ada yang mau tau idup gue? Emang ada yang bakal baca? Dan pertanyaan 'emang ada' yang lainnya.

Gue gak bakat nulis. Gue juga gak pinter nyusun kalimat yang bagus dan enak dibaca orang. Tapi gue suka dan punya kenikmatan sendiri dalam dunia ini. (Apa deh lo, fer? Bahasanya tinggi amat. Gak minder sama tinggi badan lo apa?).

Jam sore (bimbel dari sekolah) udah mulai dari bulan kemaren. Ini artinya gue gak punya waktu buat santai lagi. Nyampe rumah boro-boro mau ngerjain yang lain-lain. Mandi aja rasanya udah capek banget. Sampe-sampe pernah mikir buat keramas di salon saking badan gue berasa mau rontok.
Senen sampai Kamis gue di sekolah dari jam tujuh sampe jam empat++
Jumat dan Sabtu masuk jam tujuh, pulang jam sebelas. Sampe jam empat aja rasanya gue udah menderita lahir dan batin.
Tapi tiap selasa sama jumat gue dapat porsi EXTRA bimbel di GO. Dari jam 6.45 sampe 9.45

Apa itu yang di atas? Gak penting amat -.- Emang ada yang butuh dan perlu schedule gue? Ampun deh lo, fer. Kasian amat.

Akhir-akhir ini gue gak berenti ngedumel soal guru dan sekolah gue. Boleh gak ya kira-kira gue cerita soal itu di sini? Gue takut dipenjarain gara-gara nyerocos sembarangan di internet. Tapi ya bodo' lah ah.
Emang guru gue ada yang mau baca blog gue? Masa' iya gue juga gak bisa bebas di blog? Sudah cukup ada guru yang nge-request gue di facebook.

Pertama guru math gue. Sistem ngajarnya berhasil bikin gue dan anak-anak sekelas mangkel dan pengen nyopotin kepala dia. Dia suka banget nyuruh kita ngerjain tugas cepet-cepet. Tapi giliran udah kelar dia selalu bilang, 'lanjutin di rumah'. Hei, pak. Kita kan mau tau yang kita kerjain itu bener atau salah.

Kedua guru english gue. Saya emang gak sepinter anda soal grammar dan tetek bengeknya dalam bahasa inggris. Tapi jujur, saya sangat risih dengan cara anda menyebutkan beberapa kata.
(contoh menyusul).

Sori posting gue kali ini beneran nyampah dan gak ada bagus-bagusnya dikit pun. Lagi gak mood dan idup gue lagi gak bagus kayaknya minggu-minggu ini.
Si yu lata.

Monday, November 2, 2009

gue di google




gak percaya? test sendiri!
klik disini ketik fedora cal. yep. cukup fedora cal, dan akan ada suggestions yg muncul di bawahnya. gue juga bingung. apa gue seterkenal itu ya?